Artikel tentang Pentingnya Konsumsi Air Putih Bagi Lansia
Apabila Tubuh Kekurangan Cairan akan membuat kita rentan dehidrasi. Apalagi pada lanjut usia (lansia), yang termasukdalam kelompok usia berisiko dengan kekurangan cairan tubuh. Lansia perlumencukupi kebutuhan cairan di dalam tubuhnya setiap hari, tapi di sisi lainjuga tidak boleh berlebihan. Yuk, cari tahu lebih lanjut pada ulasan berikutini.
Berapa kebutuhan cairan untuk lansia?
Nah, perhitungan ini beda untuk lansia. Pada umumnya, lansia
membutuhkan lebih banyak asupan air karena rentan dehidrasi. Perubahan jumlah
kebutuhan air ini dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk berat badan,
peningkatan kadar massa lemak tubuh, dan penurunan fungsi ginjal akibat
penuaan.
Pada umumnya,
kebutuhan cairan untuk lansia minimal 1,5 liter sehari. Akan tetapi, menurut
rekomendasi Kemenkes RI, kebutuhan cairan lansia Indonesia adalah sebagai
berikut:
|
Wanita |
Pria |
|
·
60-64
th 2,3 liter ·
65-80
th 1,6 liter ·
>80
th: 1, 5 liter |
·
60-64
th: 2,6 liter ·
65-80
th: 1,9 liter >80 th: 1,6 liter |
Apa akibatnya jika lansia kekurangan atau kelebihan cairan?
Kekurangan
cairan dapat tampak dari gejala dehidrasi. Mulai dari mulut kering, kelelahan, urine
berwarna gelap, dan kepala pusing. Sebaliknya, jika kebutuhan cairan lansia
berlebihan tentu akan ada dampak buruknya bagi kesehatan tubuh.
Ginjal lansia sudah tidak
lagi berfungsi seefektif ginjal orang
dewasa muda untuk mengolah cairan. Oleh karena itu, terlalu banyak asupan
melewati batas wajar dapat membilas sejumlah besar kandungan garam elektrolit
dalam tubuhnya. Kondisi kekurangan garam (natrium) disebut juga dengan hiponatremia.
Pada kasus yang ringan,
kadar natrium rendah dalam tubuh cenderung menyebabkan penurunan fungsi kognitif otak, seperti kebingungan, linglung,
dan mengantuk. Mual dan badan lesu lunglai (termasuk kelemahan atau kram otot)
juga bisa menjadi tanda kadar natrium dalam tubuh lansia sudah merosot jauh
dari normalnya.
Jika hiponatremia terus
berlanjut hingga ke taraf berbahaya, kekurangan natrium dalam tubuh bisa
menyebabkan sakit kepala parah akibat penumpukan cairan pada jaringan otak. Sakit kepala merupakan tanda utama bahwa kondisi ini
sudah berkembang menjadi sangat serius. Hiponatremia serius akibat lansia yang
kebanyakan minum air kemudian juga bisa menyebab tulangnya rentan patah.
Kejang-kejang bisa terjadi akibat saraf otak yang sangat
kekurangan asupan natrium. Pada kasus yang berat, lansia bisa mengalami gagal
pernapasan bahkan hingga jatuh koma. Ini disebabkan oleh pembengkakan otak
akibat kadar natrium yang amat rendah.
Selain karena kebutuhan cairan pada
lansia yang berlebihan, gangguan keseimbangan cairan tubuh juga bisa
dipengaruhi oleh efek samping obat-obatan yang mereka gunakan, seperti
diuretik, antidepresan, antinyeri, atau penggunaan obat lainnya.
Tips memenuhi
kebutuhan cairan lansia
Agar cairan tubuh lansia dapat terpenuhi dengan baik, Anda bisa
mengikuti beberapa tips dari Mayo Clinic
berikut ini.
·
Jadikan minum air
sebagai rutinitas. Ingatkan lansia untuk minum sesudah menyikat gigi, makan,
berolahraga, atau buang air. Sebagai pengingat Anda bisa menggunakan aplikasi
alarm minum air pada ponsel.
·
Selalu bawa air minum
dalam botol kemana pun lansia pergi. Ini memudahkan dirinya untuk memenuhi
kebutuhan cairan setiap hari, apalagi jika melakukan perjalanan jauh.
·
Memenuhi kebutuhan
cairan pada lansia sebenarnya tidak hanya dengan minum air putih, tapi juga
makanan. Anda bisa menyiapkan sup atau makanan berkuah lainnya agar lansia
mendapatkan lebih banyak cairan. Lansia juga bisa mendapatkan cairan tambahan
dari buah dan sayur, seperti melon, selada, seledri, belimbing, atau semangka.
·
Agar lansia mau minum
lebih banyak, Anda bisa mengakalinya dengan menyajikan minuman sehat,
contohnya, teh rempah, infused water, air kelapa, atau air buah lontar.
Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan sebagai anggota
keluarga atau pengasuh yang merawat lansia
adalah memastikan asupan cairan yang aman untuk mereka. Pasalnya, lansia dengan
kondisi kesehatan tertentu, mungkin perlu membatasi asupan cairannya per hari
atau sebaliknya perlu lebih banyak cairan dari biasanya. Untuk tahu hal ini,
lakukan konsultasi pada dokter yang menangani kondisi lansia.
Sumber :https://hellosehat.com/lansia/gizi-lansia/kebutuhan-cairan-lansia/

0 Response to "Artikel tentang Pentingnya Konsumsi Air Putih Bagi Lansia"
Posting Komentar